Thursday, 25 January 2018

Tiga Ormas Bentrok Di Depan Plasa Pemkot Bekasi

Bentrok Bekasi.

Ormas GMBI terlibat bentrokan dengan gabungan ormas lain di depan Plasa Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (25/1). Seorang anggota ormas mengalami luka akibat bentrokan tersebut.

Informasi yang didapat merdeka.com, awalnya ratusan massa GMBI melakukan aksi unjuk rasa di sekitar Plasa Pemkot Bekasi. Tak lama kemudian ada massa dari ormas lain seperti Pemuda Pancasila, dan Front Betawi Rempug (FBR).

Akibatnya kelompok ormas GMBI terlibat bentrokan dengan dua kelompok ormas tersebut. Massa saling melempari batu. Petugas berusaha berlindung menggunakan tameng dan helm dengan membentuk berikade.

Bahkan beberapa petugas terpaksa melontarkan gas air mata ke arah massa. Aparat polisi gabungan yang berjaga memukul mundur. Sementara itu, korban Herdi dari massa GMBI menjadi sasaran ormas lawannya. Akibat bentrokan itu, pengguna jalan Ahmad Yani terganggu. "Kayak anak kecil aja, ribut-ribut ganggu orang jalan," kata pengendara sepeda motor yang terganggu, Lauren.
 
 
Sumber: merdeka.com

Monday, 15 January 2018

Siap Menikah Usai Pacaran 7 Tahun, Gadis Ini Tiba-tiba Alami Hal Tragis yang Tak Pernah Dilupakannya


Berpacaran 7 tahun, pernikahan telah disiapkan, namun sayang, gadis ini harus mengalami mimpi buruk, kisahnya buat warganet menangis.

Hidup, jodoh dan mati itu rahasia Sang Pencipta.

Tak ada yang tahu bagaimana seseorang dapat bertemu dengan jodohnya. Begitu juga dengan kematian yang menjemput.

Dan kisah pasangan ini, sukses membuat netizen banjir air mata, karena kisahnya yang begitu menyentuh. Sebuah akun Facebook Dewi Sartika, membagikan kisah sepasang kekasih yang harus terpisah.

Gadis bernama Della Nurmayanthi, telah berpacaran selama 7 tahun bersama pria pujaan hatinya.


Fajar Saputra, nama pria tersebut, keduanya telah lama saling melengkapi sejak Della masih belum berhijab, hingga kini menjadi wanita yang menutup auratnya.

Della dan calon suaminya ini telah mempersiapkan pernikahan mereka. Beberapa foto pre-wedding sampai foto untuk buku nikah pun telah disiapkan.


Bahkan undangan untuk pernikahan mereka yang akan digelar 6 Januari 2018 ini sudah siap. Namun sayang, kondisi kesehatan Fajar menurun dengan cepat.

1 tahun belakangan, ia mengalami gangguan kesehatan karena disebabkan asap rokok.


Fajar adalah seorang perokok pasif yang kerap terpapar asap rokok orang lain. Gara-gara asap rokok tersebut, Fajar harus menerima akibatnya.

Ia harus berjuang melawan penyakitnya, sendirian. Berikut cerita lengkap yang TribunStyle.com lansir dari laman Facebook Dewi Sartika.

"STOP MEROKOK DIDEKAT ORANG YANG TIDAK MEROKOK!!!

Perokok pasif lebih berbahaya dibanding kalian yang merokok!!!
1 tahun lebih berjuang mempertahankan paru yang normal tapi akhir nya dia menyerah dengan keadaan dimana menghisap asap dari perokok!

Kamu hebat yangg, berjuang sendirian tanpa mereka tau bahaya merokok didekatmu! Kamu kuat yangg dimana yang tidak merokok terkena asap nya sangat menyakitkan paru-paru mu. Allah lebih sayang kamu Aa, Allah cape liat kamu bulak balik kontrol tiap bulan, Allah juga mungkin sayang aku yangg dia gamau aku sedih liat kamu sakit2an tiap malem kebangun cuma nahan dada kanan yang terasa engap 9.4.1994 - 19.12.2017 kamu menyerah disaat 19hari kamu berjanji akan mengikrarkan janji suci itu


Ya, 6 Januari 2018 dimana kamu akan berjanji dihadapan Allah dan menjabat tangan ayah ku mengucapkan ijab qobul itu


7 tahun jam cepat, nunggu kamu dr 2011 dan aku pengen smua ini hanya mimpi buruk ku tapi terbangun aku menerima kenyataan menyakitkan ini

kalau kamu kangen datang ke mimpi aku ya, malam tadi kamu ga jengukin aku dimimpi 


Selamat jalan kekasih ku, terimakasih sudah menemaniku hinggat maut memisahkan kita, terimakasih ucapanmu yang membenarkan aku wanita terakhir mu

Sehat disurga ya sayangg, aku kuat jalanin semua ini bareng eleena yahh, kain yg dipake eleena juga kain yg membawa Aa sampai ketempat terakhir Aa

Sehat disurga ya sayangg..

Amin amin ya robbal alamin 
.
.
Buat kalian yg merokok tolong kesadaran nya akan bahaya untuk perokok pasif!!
.
.
(*jadikan pelajaran ya, aku bukan menyalahkan semua juga udah ditakdirkan tapi kenapa ga coba menjauhkan)"

Ya, akhirnya calon suami dari Della meninggal, ia menyerah pada sakitnya, sebelum hari ijab qobul tiba. Fajar meninggal, tepat dua minggu sebelum pernikahannya dengan Della.
Kisah mereka pun tertuang dalam video singkat berikut ini.
Unggahan Facebook ini pun viral di media sosial. Hingga artikel ini ditulis, status tersebut telah dibagikan lebih dari 53 ribu shares dan disukai lebih dari 29 ribu likes.

Jaya Hijaya, "Yang sabar teh,semua ini adalah cobaan,mudah2 almarhum diterima segala amal ibdahnya,diampuni segala dosanya,"

Neyora Yoga, "Sabar ya adeq…ikhlaskn dy yg tlh berpulang kerahmatullah…qu tau betapa hancurx hati n prasaan mu…tp qm wnt yg kuat mbg yakin it"

Devi Yulia, "Yg sbar ya,mungkin ini semua rencana allah…
Kamu harus kuat ya,relakan br aa km dsna dilapangkan jalannya…
Amin"

Yeni Leviyanti, "Smg diberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.. Amin "

Semoga kisah ini menjadi pelajaran untuk berhenti merokok, atau paling tidak simpan asapmu, jangan dibagi ke orang lain!


Sunday, 14 January 2018

New Year New Me: Ceritakan Mimpi & Harapanmu di 2018, Menangkan Hadiah Ini!

Yuk berbagi cerita tentang rencana tahun 2018 kamu! 

Hai ladies and moms. Selamat tahun baru! Gimana nih kabarnya menyambut 2018? Pasti masih pada semangat kan ya? Nah, seperti bulan-bulan sebelumnya, Vemale masih juga punya program rutin lomba menulis di tahun ini. Untuk mengawalinya, kali ini diambil tema 'New Year, New Me'. Pas banget kan dengan suasana pergantian tahun?!

Pastinya kamu punya dong keinginan atau mimpi-mimpi yang kamu harap tewujud di tahun ini. Atau mungkin ada hal-hal yang ingin kamu ubah dalam hidupmu. Bisa jadi juga, kamu malah sudah punya daftar resolusi yang kamu tulis panjang di kertas, untuk dilakukan di 2018 ini. Nah, itu yang bisa kamu ceritakan dalam lomba menulis Vemale kali ini.

Sesuai temanya, 'New Year, New Me', kamu boleh berbagi cerita tentang harapan dan rencana-rencanamu di tahun baru ini. Tuliskan juga apa hal baru yang terlintas dalam pikiranmu, yang akan mengubah banyak hal dalam hidupmu ke depannya. Atau mungkin kamu ingin berbagi cerita tentang masa lalumu yang kamu ingin perbaiki di tahun ini.


Seperti biasa, kamu bisa tuliskan semua yang ingin kamu ungkapkan itu dalam tulisan dengan syarat sebagai berikut:

- Dikirim dalam format Word
- Minimal 4 paragraf panjang
- Tidak berisi cerita yang berbau SARA
- Kirim ke: redaksi@vemale.com
- Subjek email:

[NEW YEAR NEW ME] Nama Peserta - Tempat Tinggal

- Batas pengiriman: 25 Januari 2018
- Pengumuman pemenang melalui website: 30 Januari 2018
Akan ada 20 naskah terpilih, yang akan dibagi menjadi dua kategori pemenang, dan akan mendapatkan hadiah seperti berikut:

- Leather Bags untuk 5 Pemenang Utama
- Mix Product dari The Body Shop untuk 15 Pemenang Tambahan

Menarik kan hadiahnya? So, tunggu apa lagi? Yuk buruan bikin tulisanmu yang bisa menginspirasi ladies and moms di seluruh Indonesia, dan kirimkan pada kami. Siapa tahu bulan ini kamu yang beruntung terpilih menjadi pemenangnya?!

Wednesday, 10 January 2018

Ini Penjelasan KPK Tetapkan Dokter RS Medika & Fredrich Yunadi Tersangka

KPK tetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka.


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan tersangka eks kuasa hukum Ketua DPR RI nonaktif Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan dokter yang merawat Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Bimanesh Sutarjo.

"KPK telah menemukan bukti yang cukup sengaja mencegah dan atau tidak langsung penyidikan dalam pengadaan proyek e-KTP. KPK meningkatkan tersangka sejalan dengan dua orang tersangka yaitu FY (Fredrich Yunadi) kemudian BST (Bimanesh Sutarjo) adalah seorang dokter," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Rabu (10/1).

Basaria menjelaskan konstruksi kejadian terkait Fredrich Yunadi dan Bimanesh. Mereka berdua, kata Basaria, diduga memasukkan tersangka kasus proyek e-KTP, Setya Novanto ke RS Media Permata Hijau.

"FY dan BST diduga untuk memasukkan SN ke salah satu RS untuk rawat inap dengan data medis dimanipulasi untuk hindari panggilan dan riksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ke SN," kata Basaria.

Saat itu, pada 15 November 2017 Setya Novanto akan diperiksa oleh di KPK namun tidak hadir. Kemudian pada Rabu, 16 November 2017, pukul 21.00 tim mendatangi rumah Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran baru dan menggeledah dan membawa surat perintah.

"SN enggak ada ditempat, dilakukan pencarian sampai 02.50 WIB. Enggak ditemukan sampai pagi, Komisi Pemberantasan Korupsi imbau SN serahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi, lalu Kamis 16 November 2017, Komisi Pemberantasan Korupsi terbitkan DPO, surati polri melalui interpol," ungkap Basari.

Malam hari, kata Basaria, pihaknya mendapatkan info, Setya Novanto kecelakaan. Dan dibawa ke RS Permata Hijau. Di RS, kata Basaria, Novanto tidak dibawa ke ruang IGD tetapi malah langsung dibawa ke rawat inap VIP.

"Sebelum dirawat, FY diduga sudah datang lebih dulu untuk koordinasi dengan RS," kata Basaria.

Bimanesh tersebut, kata Basaria, diduga sudah ditelepon sebelumnya oleh Fredrich. Dalam percakapan Fredrich mengabarkan kliennya akan dirawat pada pukul 21.00 WIB.

"Dokter di RS, diduga dapat telepon dari terduga pengacara SN akan dirawat pukul 21.00, rencana akan booking ruang vip satu lantai," ungkap Basaria.

Atas tindakannya Fredrich dan Bimanesh dijerat melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


SUmber: merdeka.com

Friday, 5 January 2018

Kronologi Brigadir Jumadi rampok Rp 10 M saat kawal kas Bank Mandiri

Polda Kalimantan Selatan tangkap polisi yang membawa kabur uang Rp 10 M.

Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, AKBP M. Rifai mengatakan kejadian seperti itu sudah direncanakan oleh pelaku untuk menggasak uang milik kas Bank Mandiri. Kejadian awal ini sekitar pukul 06.30 WITA, Gugum menjemput pelaku (Jumadi) dirumahnya untuk melakukan pengawalan pengawalan pengambilan uang di Kantor Bank Mandiri Cabang Banjarmasin.

"Lalu jam 07.30 WITA pelaku kontak anggota Polres Tabalong untuk pinjam pakai senjata api dan ijin tidak akan timbul karena akan terjadi giat pengawalan bank," kata Rifai melalui keterangan tertulis kepada merdeka.com, Jumat (5/1).

Kemudian, sekitar pukul 08.00 WITA pelaku dan korban mulai perjalanannya dari Polres Tabalong, setelah menggunakan senjata api dan menuju Banjarmasin dengan menggunakan mobil merk Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi DS 1182 KE.

"Sekitar jam 13.00 WITA tiba di Bank Mandiri Cabang Banjarmasin, Jalan Pangeran Samudera. Kemudian korban Atika dan Gugum masuk ke dalam bank mengambil uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 6 milyar, pecahan Rp 50 ribu sebanyak Rp 4 miliar dan pecahan USD 100 sebanyak USD 25.000, "ujarnya.

Setelah mengambil uang, sekitar pukul 13.30 WITA, mereka pun menuju Tabalong dan untuk mampir makan siang di rumah makan Wong Solo, sekitar bundaran Banjarbaru. Tapi sebelumnya pelaku (Jumadi) untuk makan di Soto Anang Martapura, namun keputusan di rumah makan Wong Solo.

"Jam 14.30 WITA, selesai makan siang dan pada saat akan persiapan naik mobil tiba-tiba bergabung pelaku (X) identitas dalam lidik yang menumpang dan rencana akan mengambil sesuatu di Martapura sehingga mobil ke Polsek Martapura Kota, kemudian di persimpangan Polsek belok kiri dan Selanjutnya belok kiri, "jelasnya.

"Dan ketika di lokasi yang agak sepi pelaku oknum anggota Jumadi menodong sopir sodara Gugum dengan senpi dinas dan pelaku kedua (X) ancam sodari Atika seakan-olah pakai senpi karena mengikuti kalimat; 'turuti saja perintah Jumadi kalau tidak saya bolongin kaki kamu' dengan logat Tabalong yang kental, "sambungnya.

Selanjutnya, kedua korban diikat, Gugum diikat dengan borgol, dilakban mata dan mulutnya Atika kedua tangan, kaki, mata dan mulut di lakban. Kemudian Gugum diperintahkan untuk pindah ke kursi samping pengemudi dan Jumadi yang mengemudikan mobil tersebut.

"Korban sempat beberapa kali melihat lewat celah lakban itu kendaraan terbang menuju Banjarmasin karena lewat bandara dan melalui bundaran Liang Anggang juga pendengarnya yang melintas," ucapnya.

"Korban juga beberap kali baca kegiatan para para tetangga sekitar 15 menit setelah bergerak ke arah Banjarmasin pelaku turun keluar dari mobil, kemudian obrolan telp pelaku oknum anggota yang beberapa kali menyatakan tempat yang ramai dan usang beberapa kali mengeluarkan uang dari bagasi belakang yang nampak pindah ke kendaraan lain, "tandasnya.


Sumber: merdeka.com

Wednesday, 3 January 2018

SEMARAK KREASI ASAHAN


Monday, 1 January 2018

Pria ini Pura-pura Bisu karena Takut Ditilang, tapi Polwan Berhasil Buka Kedoknya dengan Trik ini


Video seorang pria yang pura-pura bisu saat dilitang di Sulawesi Utara ramai diperbincangkan netizen di linimasa.

Dilansir akun Facebook @yuni rusmini yang yang diunggah pada Rabu (27/12/2017), kejadian bermula saat lelaki tersebut diberhentikan petugas.

Saat ditanya, pria itu hanya bergumam 'waaaa waaa wooo wooo' saja sambil geleng-geleng.

Menanggapi hal tersebut, sang polisi kemudian menggunakan bahasa isyarat. Akan tetapi tak dibalas oleh pria itu.

Tak berselang lama, datang seorang polwan cantik menghampiri mereka guna membantu sang polisi.

Polwan cantik tersebut melakukan hal tak terduga dengan mengatakan dompet pria tersebut jatuh.

Reflek, lelaki itu bertanya jatuh di mana.

Polwan: Dompet so ciri (dompetmu jatuh-red).

Lelaki pengendara motor: mana?.

Polwan: Ah, badusta! (wah bohong-red).

Akhirnya pria tersebut diamankan oleh petugas.

"Sekarang serahkan di meja sana, diamankan dulu ini karena bapak so pakai trik mau mendustai polisi. Silahkan," kata polisi tersebut.
Video tersebut pun menuai beragam komentar dari netizen.

Sebagian memberikan emoticon tertawa ngakak.

@Kenny Loii: Kakehan delok sinetron ki kkkk pinter akting (kebanyakan nonton sinetron jadi jago akting-red).

@Shahid Anwar: Diaammputt,,goro2 Dompet,,kedok q terbongkar,,kwkwkwkkw (OMG, gara-gara dompet kedokku terbongkar-red).

@Fii William: Hahahha kocak bnr.

@Zunan Si Bolang: wak waoooo.

@Sutardi Solo: Namanya jg usaha.

@Ferry Awan: Nominator penghargaan pemain bisu terfavorit.

@Evi T: tuuh klo udh awalnya niatnya ngk baik akhirnya ggup sendiri tooh…pak..bpk.

@Evan Pak D: Hahahaahaaha.

@Yuni Rusmini: Dompete bawa sial….jatuh.

@Atamee Amo Bhum-Bum Nyet-Nyet: Haha. (*)

Berita ini telah diterbitkan di TribunWow.com dengan judul Pura-pura Bisu Saat Ditilang, Kedok Pria Ini Terbongkar Usai Polwan Cantik Lakukan Hal tak Terduga.


Sumber: today.line.me

Statistics

About Me

authorBUNG AGUS RAMANDA (Ketua) BUNG BASUKI, S.Pd., MM. (Sekretaris)
Learn More →